
InSorot - New Delhi kembali menjadi pusat perhatian dunia. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu abad, India secara resmi memamerkan Permata Piprahwa, kumpulan permata suci kuno yang diyakini berkaitan langsung dengan relik Sang Buddha. Pameran ini menjadi momen bersejarah setelah benda-benda berharga tersebut sempat berada di luar negeri sejak era kolonial.
Permata Piprahwa terdiri atas lebih dari 300 batu mulia dan perhiasan berharga yang dipercaya dikuburkan bersama relik Buddha di sebuah stupa kuno di India bagian utara. Koleksi tersebut kini dapat disaksikan publik melalui sebuah pameran khusus yang digelar di New Delhi, menandai kembalinya salah satu warisan spiritual paling penting dalam sejarah India dan dunia Buddha.
Kementerian Kebudayaan India menyebut pameran ini sebagai peristiwa monumental. Dalam pernyataan resminya yang dikutip AFP pada Sabtu (3/1), kementerian menegaskan bahwa pemulangan Permata Piprahwa setelah 127 tahun merupakan simbol bersatunya kembali warisan suci Buddha dengan tanah kelahirannya.
![]() |
| Gambar/Foto Artikel ini bersumber dari : (CNN Indonesia & bizhare.id) |
Peresmian pameran ini turut dihadiri dan dibuka langsung oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi. Ia menyebut momen tersebut sebagai “hari yang sangat istimewa” bagi siapa pun yang menghargai sejarah, kebudayaan, dan ajaran Sang Buddha. Menurut Modi, kehadiran kembali permata ini bukan sekadar peristiwa budaya, melainkan juga penguatan identitas spiritual dan sejarah India.
Sebelumnya, permata tersebut sempat menjadi sorotan internasional ketika pada Mei 2025, cicit William Claxton Peppe—penemu awal situs Piprahwa—berencana melelang koleksi itu melalui Sotheby’s Hong Kong dengan harga awal US$1,2 juta. Namun, rencana lelang tersebut menuai penolakan keras dari pemerintah India.
Pemerintah India menegaskan bahwa Permata Piprahwa merupakan warisan keagamaan dan budaya yang tidak terpisahkan, bukan hanya milik India, tetapi juga komunitas Buddha dunia. Upaya diplomasi dan negosiasi akhirnya membuahkan hasil ketika Godrej Industries Group, bekerja sama dengan pemerintah India, membeli permata tersebut. Meski demikian, nilai transaksi pembelian dirahasiakan.
Dengan dipamerkannya Permata Piprahwa, India tidak hanya mengembalikan artefak bersejarah, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam menjaga, melindungi, dan menghormati warisan budaya dunia yang bernilai tak ternilai.
