
InSorot — Kota Makassar memasuki babak baru pembangunan infrastruktur olahraga. Dua stadion besar, Stadion Internasional Sudiang dan Stadion Untia, dipastikan mulai dibangun pada awal Januari 2026, menandai keseriusan pemerintah pusat dan daerah dalam menjadikan Makassar sebagai pusat sport tourism dan kota penyelenggara event nasional hingga internasional.
Stadion Internasional Sudiang Mulai Konstruksi Januari 2026
Pembangunan Stadion Internasional Sudiang akan berlangsung di Kawasan GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Proyek strategis ini berada di bawah koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) dan dijadwalkan mulai memasuki tahap konstruksi setelah seluruh proses administrasi dinyatakan rampung.
Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Sulsel, Iwan, memastikan pekerjaan fisik akan dimulai pada awal Januari 2026.
“Awal Januari 2026 mulai konstruksi,” ujar Iwan.
Dalam proses lelang, PT Waskita Karya ditetapkan sebagai pemenang konstruksi dengan nilai penawaran mencapai Rp637,15 miliar, sementara PT Kogas Driyap Konsultan memenangkan lelang manajemen konstruksi senilai Rp8,27 miliar. Saat ini, proses lelang masih berada dalam masa sanggah. Apabila tidak ada keberatan, tahapan akan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak dan penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
KemenPU telah menyiapkan anggaran total Rp674,95 miliar yang dialokasikan secara multiyears hingga 2027. Rinciannya, Rp96,04 miliar pada 2025, Rp454,98 miliar pada 2026, dan Rp123,92 miliar pada 2027. Masa pelaksanaan pekerjaan direncanakan berlangsung selama 540 hari kalender sejak SPMK diterbitkan.
Kepala Dispora Sulsel, Suherman, mengungkapkan Pemprov Sulsel telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare di kawasan GOR Sudiang. Dari luasan tersebut, 7 hektare diperuntukkan bagi bangunan stadion, sementara sisanya digunakan sebagai fasilitas pendukung.
Stadion ini dirancang berkapasitas 27 ribu penonton dengan konsep single seat, sesuai standar stadion modern internasional.
Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung proyek ini.
“Insya Allah dalam waktu dekat, setelah informasi final keluar, kita akan melaksanakan groundbreaking,” ujarnya.
![]() |
| Sumber foto : Kabarmakassar & Macassar.id |
Stadion Untia Jadi Proyek Prioritas Pemkot Makassar
Tak hanya dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Makassar juga memastikan pembangunan Stadion Untia akan dimulai pada awal 2026. Stadion ini akan berdiri di Kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya, sebagai fasilitas sepak bola representatif milik kota.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin, saat paparan refleksi akhir tahun di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla.
“Tekad kami, 2026 pembangunan Stadion Untia sudah fix dibangun,” tegas Appi.
Menurutnya, stadion tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga menjadi alat promosi daerah, penggerak ekonomi, dan pendorong sektor pariwisata.
“Stadion sepak bola itu bukan hanya olahraga. Ujungnya adalah promosi dan pariwisata daerah,” jelasnya.
Appi menilai stadion berstandar baik akan membuka peluang Makassar menjadi tuan rumah pertandingan nasional hingga internasional. Setiap event besar, kata dia, akan memperkuat citra Makassar di mata publik global.
“Jika pertandingan internasional diliput media dunia, orang akan tahu Makassar, potensi daerahnya, dan karakter masyarakatnya,” tambahnya.
Mendukung Target Makassar sebagai Kota Event
Pembangunan Stadion Untia telah masuk dalam daftar proyek prioritas Pemkot Makassar pada awal 2026. Proyek ini sejalan dengan visi pemerintah kota untuk menjadikan Makassar sebagai kota event, dengan rencana penyelenggaraan kegiatan berskala besar setiap bulan sepanjang 2026.
Agenda tersebut ditujukan untuk mendorong perputaran ekonomi, meningkatkan kunjungan wisata, serta menggerakkan UMKM lokal. Stadion Untia diharapkan menjadi salah satu infrastruktur utama penopang strategi tersebut.
Proyek Multiyears Lainnya Ikut Dipercepat
Selain stadion, Dinas Pekerjaan Umum Makassar juga menyiapkan anggaran Rp90 miliar untuk dua proyek multiyears periode 2026–2027, yakni tahap II Makassar Government Center (MGC) dan pembangunan ulang Kantor Dinas Pendidikan Makassar.
Kepala Bidang Prasarana dan Bangunan Pemerintah Dinas PU Makassar, Hajar Aswad, menjelaskan proyek MGC dialokasikan Rp60 miliar, masing-masing Rp30 miliar pada 2026 dan 2027. Tahap II pembangunan difokuskan pada lantai 3 hingga 6 gedung delapan lantai yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi.
Sementara itu, pembangunan ulang Kantor Dinas Pendidikan Makassar di Jl Anggrek Raya, Kecamatan Panakkukang, dilakukan setelah bangunan lama terbakar pada Januari 2024. Total anggaran disiapkan Rp30 miliar, dibagi Rp10 miliar pada 2026 dan Rp20 miliar pada 2027.
Tahapan awal pada 2026 mencakup perencanaan, perizinan, dan pembangunan struktur dasar, dengan target tender fisik dimulai pada Agustus 2026 dan pemenang konstruksi ditetapkan paling lambat awal Oktober 2026.
Stadion Untia Jadi Program Unggulan Pimpinan Kota
Pembangunan Stadion Untia juga tercatat sebagai salah satu program prioritas Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, sekaligus simbol komitmen Pemkot Makassar dalam memperkuat infrastruktur strategis kota.
Dengan dimulainya berbagai proyek besar ini, Makassar menatap 2026 sebagai momentum percepatan pembangunan dan transformasi menuju kota metropolitan berdaya saing nasional dan internasional.
