
InSorot. Pedangdut papan atas Dewi Persik tengah diliputi perasaan haru yang bercampur antara kebanggaan dan kerinduan. Sang putra angkat, Felice Gabriel, kini resmi menapaki jalan terhormat sebagai calon abdi negara dengan menjalani pendidikan militer di Akademi Militer (Akmil).
Di balik langkah gagah Gabriel mengenakan seragam taruna, tersimpan kisah perjuangan dan keputusan besar yang sempat diwarnai dilema. Perjalanan menuju Akmil bukanlah rencana awal yang mulus, melainkan hasil dari keyakinan dan panggilan jiwa sang putra.
Arah Awal ke Akpol, Takdir Berlabuh di Akmil
Dewi Perssik mengungkapkan, pada awalnya ia sempat mengarahkan Gabriel untuk mengikuti seleksi Akademi Kepolisian (Akpol). Namun, ketatnya persyaratan fisik menjadi penghalang utama. Tinggi badan Gabriel saat itu tercatat 164 sentimeter, terpaut satu sentimeter dari syarat minimal Akpol.
“Aku sebenarnya sempat mengarahkannya ke Akpol. Tapi karena tinggi badannya kurang satu sentimeter, harus menunggu setahun. Sementara Gabriel nggak mau menunda,” ujar Dewi Perssik saat ditemui di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Alih-alih menunggu kesempatan berikutnya, Gabriel memilih melangkah mantap ke Akmil. Keputusan itu, menurut Dewi Perssik, lahir dari kenyamanan dan keyakinan pribadi sang anak.
“Dia bilang ke aku, ‘Ma, aku lebih sreg dan lebih cocok di Akmil. Teman-temanku juga banyak di sana,’” tutur Depe, sapaan akrab Dewi Perssik.
![]() |
| Sumber foto : Instagram @dewipersik |
Sebagai seorang ibu, Depe menegaskan dirinya hanya berperan memberi arahan. Selama tujuan sang anak mulia, ia memilih memberikan dukungan penuh.
“Yang penting tujuannya sama, sama-sama mengabdi untuk negara. Itu sudah cukup buat aku sebagai orang tua,” tambahnya.
Menahan Rindu Demi Tugas Negara
Keputusan Gabriel menempuh pendidikan militer tentu membawa konsekuensi besar, terutama bagi Dewi Perssik. Ia harus rela menghadapi waktu komunikasi dan pertemuan yang terbatas dengan putra tercintanya.
“Sekarang komunikasi terbatas, ketemu juga jarang. Tapi nggak apa-apa, ini buat negara. Itu modal dia untuk jadi taruna yang kuat, disiplin, dan siap jadi garda terdepan,” ucap Depe dengan nada bangga.
Bagi Dewi Perssik, pendidikan militer bukan semata mengejar karier, melainkan proses pembentukan karakter. Ia yakin Akmil akan menempa Gabriel menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan berjiwa pemimpin.
Sosok Anak Dewasa dan Penuh Pengertian
Meski jarang bertemu, Dewi Perssik memuji kedewasaan Gabriel. Menurutnya, sang putra adalah sosok yang sangat pengertian dan selalu memberikan dukungan, termasuk dalam urusan pribadi ibunya.
“Anakku itu pengertian banget. Dia menerima, legowo, dan selalu support apa pun yang terbaik buat mamanya. Dia bukan anak yang suka mengatur, justru dia yang pengin diarahkan,” ungkap Depe.
Kini, doa menjadi penghubung utama antara ibu dan anak. Dewi Perssik tak henti memanjatkan harapan agar Gabriel selalu diberi kesehatan dan kelancaran selama menjalani pendidikan hingga kelak dilantik sebagai perwira TNI.
“Mudah-mudahan Allah mudahkan jalannya, diberi kesehatan supaya bisa menjalankan semua kewajibannya dengan baik,” pungkas Dewi Persik.
